Ada harapan baru bagi para pengidap kanker, terutama melanoma. Perusahaan di bidang kesehatan, Moderna dan Merck, mengungkapkan vaksin kanker mRNA yang dipersonalisasi dapat menurunkan risiko kekambuhan dan penyebaran melanoma dalam uji klinis tahap lanjut.
Hasil positif yang dibagikan pada Rabu (20/8) ini, menjadi tonggak penting bagi terapi kanker berbasis mRNA. Moderna dan Merck menyebut vaksin bernama Intismeran itu diuji bersama obat imunoterapi Keytruda milik Merck, yang selama ini menjadi salah satu terapi utama untuk melanoma.
Karen Knudsen, CEO Parker Institute