REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh Iran berupaya membunuh salah satu putranya, sebagaimana dilaporkan sejumlah media Israel, dikutip Aljazeera, Selasa (25/8/2026).
Netanyahu menilai perlindungan keamanan terhadap anak-anaknya bukanlah sebuah kemewahan. Menurutnya, tanpa pengamanan tersebut, mereka akan dengan mudah menjadi sasaran.
Pernyataan itu disampaikan menjelang pemilihan umum Israel yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober mendatang.
Menanggapi tudingan bahwa eskalasi keamanan justru menguntungkan dirinya menjelang pemilu, Netanyahu mengatakan kepada Channel 14 Israel bahwa dirinya menghadapi berbagai ancaman terhadap Israel