Jakarta, CNBC Indonesia - Gempa berkekuatan Mw 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 lalu mengguncang wilayah utara Flores, NTT, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman sekitar 15 kilometer. Gempa ini menimbulkan kerusakan cukup luas dan puluhan korban jiwa.
Sementara, peringatan dini tsunami sempat dikeluarkan dan kemudian diakhiri setelah hasil pemantauan menunjukkan tsunami yang relatif kecil.
"Peristiwa tersebut segera mengingatkan kita pada gempa Flores 12 Desember 1992. Magnitudonya hampir sama, sekitar Mw 7,7-7,8, tetapi tsunami yang menyertainya