Penanganan warga terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan logistik. Trauma akibat gempa dan ketakutan terhadap gempa susulan masih membuat sebagian masyarakat belum berani kembali ke rumah.
Kondisi tersebut menjadi perhatian NU Care-LAZISNU PBNU. Setelah menyalurkan bantuan logistik dan melakukan asesmen di sejumlah wilayah terdampak, lembaga filantropi NU itu akan menyiapkan pendampingan psikososial sebagai bagian dari tahap berikutnya.
Wakil Direktur Fundraising, Humas dan IT NU Care-LAZISNU PBNU Anik Rifqoh menyampaikan bahwa kondisi masyarakat masih rentan