Perang di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah berlangsung nyaris enam bulan. Perang yang bergejolak sejak akhir Februari itu menyebabkan perairan strategis Selat Hormuz nyaris lumpuh.
Dilansir AFP, Selat Hormuz yang menjadi jalur strategis sebagian besar masih belum bisa dilewati kapal-kapal komersial, hingga menyebabkan ribuan pelaut masih telantar di kawasan Teluk. Selain itu, lalu lintas kapal pengangkut komoditas juga berada jauh di bawah tingkat normal
Sebelum Iran memblokade selat tersebut sebagai tanggapan atas serangan gabungan AS-Israel,