TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perempuan dan ibu hamil di pengungsian korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadapi risiko yang tidak selalu terlihat. Selain makanan, obat-obatan, dan tempat tinggal, mereka membutuhkan privasi, keamanan, serta layanan kesehatan sesuai kondisi masing-masing.
Pakar kesehatan dan epidemiologi Dicky Budiman mengatakan pengungsian yang padat dan bercampur tanpa fasilitas memadai dapat meningkatkan kerentanan perempuan terhadap pelecehan dan kekerasan seksual.
Karena itu, kebutuhan perempuan dan ibu hamil perlu diperhitungkan sejak tanggap darurat, termasuk ruang aman, fasilitas terpisah, tenaga kesehatan,