KOMPAS.com - Sejumlah negara mulai memperketat aturan penggunaan kacamata pintar (smart glasses).
Pasalnya, perangkat yang dilengkapi kamera, kecerdasan buatan (AI), hingga kemampuan merekam ini memicu kekhawatiran, terutama terkait privasi orang di sekitar pengguna.
Sebagian besar pembatasan terhadap kacamata pintar memiliki satu persoalan yang sama, yakni kemampuan perangkat merekam orang lain tanpa sepengetahuan mereka.
Kekhawatiran tersebut menjadi semakin besar karena kacamata pintar dapat terlihat seperti kacamata biasa. Lampu indikator yang menandakan kamera sedang merekam juga dianggap tidak selalu mudah terlihat oleh