Pakar menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah dunia, termasuk Indonesia, menjadi semakin sulit untuk dipadamkan akibat perubahan iklim yang terjadi pada satu dekade terakhir. Cuaca ekstrem yang mengakibatkan kekeringan panjang dinilai membuat karhutla sulit dikendalikan.
Sebuah riset berjudul "Climate change has increased the odds of extreme regional forest fire years globally" oleh John T. Abatzoglou dan rekan-rekannya yang diterbitkan di Nature Communications pada Juli tahun lalu mengungkapkan adanya perubahan iklim akibat aktivitas manusia (antropogenik) meningkatkan risiko tahun-tahun