Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINAKI) menyarankan kreator untuk memahami karakteristik audiens dan memilih medium yang tepat dalam mengembangkan intellectual property (IP) berbasis karakter di tengah perubahan pola konsumsi konten pada era digital.
Ketua AINAKI Daryl Wilson mengatakan perubahan kebiasaan konsumsi konten, khususnya di kalangan anak-anak, menjadi tantangan tersendiri bagi kreator karena mereka kini memiliki lebih banyak pilihan screen time dan medium untuk mengakses sebuah konten.
“Tetap harus dicari karakteristik si konsumen atau penggunanya. Karena misalnya contoh komik,