TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan, fenomena generasi muda yang menunda pernikahan menjadi perhatian pemerintah.
Pasalnya, dalam jangka panjang dapat memengaruhi angka kelahiran dan struktur penduduk Indonesia.
Mantan bupati Batang ini memandang bahwa pendidikan dan karier menjadi salah satu pertimbangan utama generasi muda ketika memutuskan menunda pernikahan. Selain itu ada pula tekanan ekonomi, kesiapan mental, serta perubahan budaya.
Merujuk data penelitian Universitas Respati Yogyakarta pada 2023 yang dimuat dalam Indonesian Health Issues menunjukkan pendidikan dan