REPUBLIKA.CO.ID, JOMBANG, – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengungkapkan bahwa peserta Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akan menggunakan kartu khusus berbasis cip untuk mengatur akses selama kegiatan. Sistem digital ini disiapkan untuk memastikan verifikasi kepesertaan yang ketat dan mencegah terjadinya manipulasi akses di arena utama.
Sekretaris Steering Committee Muktamar ke-35 NU, Profesor Mohammad Nuh, di Jombang, Selasa, menyatakan bahwa seluruh data kepesertaan telah diverifikasi secara menyeluruh. "Mulai dari kepesertaan itu semuanya sudah kita verifikasi. Model-model kepesertaan ini sudah kita siapkan.