RRI.CO. ID, Kendari – Sampah plastik dan limbah biomassa masih menjadi persoalan yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Plastik sulit terurai, sementara limbah dari pertanian, perkebunan, dan industri sering kali hanya dibuang atau dibakar.Melihat persoalan tersebut, I Putu Abdi Karya, peneliti asal Sulawesi Tenggara di University of Fukui, Jepang, mengembangkan teknologi yang dapat mengubah limbah menjadi sesuatu yang lebih bernilai.Dengan menggunakan teknologi microwave dan katalis, limbah plastik dapat diolah menjadi hidrogen (H₂) dan material karbon bernilai tinggi seperti Carbon Nanotubes (CNTs). Sampah
Tekno
Peneliti Asal Sultra Berhasil Kembangkan Teknologi Microwave dan Katalis | LPP RRI