Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis paru dan pernapasan Dr. dr. Feni Fitriani Taufik, Sp.P(K), M.Pd.Ked menyampaikan langkah pencegahan primer, sekunder, dan tersier bisa dilakukan untuk membantu mengurangi risiko penyakit dari paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurut Feni, pencegahan primer artinya mencegah supaya pajanan asap karhutla itu tidak terjadi, terutama melalui penanganan sumber kebakarannya harus segera diatasi, sementara masyarakat di sekitar lokasi perlu meminimalkan risiko terpapar asap kebakaran.
“Caranya seperti apa? Hindari aktivitas di luar rumah karena polusi akibat