Wakaf bukanlah instrumen asing dalam sejarah Islam. Ia telah dikenal sejak masa Rasulullah SAW dan dipraktikkan oleh para sahabat, seperti ketika Umar bin Khattab mewakafkan tanahnya di khaibar untuk kepentingan umat. Namun, pada masa Dinasti Abbasiyah (750–1258 M), wakaf bertransformasi dari filantropi sosial menjadi pilar utama pembangunan peradaban. Antusiasme masyarakat Muslim yang berbondong-bondong melaksanakan wakaf tidak lagi terbatas pada bantuan untuk fakir miskin, melainkan merambah ke sektor-sektor strategis yang membentuk fondasi keemasan Islam melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, infrastruktur publik, dan
Agama
Peran Wakaf dalam Kejayaan Islam di Masa Dinasti Abbasiyah