Jakarta, Beritasatu.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan survei udara untuk memetakan wilayah terdampak gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemantauan ini juga dilakukan untuk memvalidasi dampak tsunami, mendata kerusakan, serta menentukan jalur distribusi bantuan bagi wilayah yang sulit dijangkau.
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan survei udara dilakukan menggunakan helikopter dengan menyisir kawasan pesisir utara Pulau Flores.
Pemantauan dimulai dari Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, kemudian mencakup Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, hingga Nagekeo.
“Ini