TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kehutanan mengirim 5.000 aparatur sipil negara (ASN) mempertebal personel penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi rawan.
Enam provinsi rawan itu di antaranya Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.
Dari total 5.000 ASN yang dimobilisasi, sebanyak 2.200 di antaranya disebar di tiga provinsi di Pulau Kalimantan. Khusus untuk Kalimantan Barat, diterjunkan 700 ASN yang dialihkan dari unit kerja di wilayah dengan tingkat kerawanan karhutla rendah.