Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa pembuat chip global, Nvidia, disinyalir akan menghadapi ujian berat saat merilis laporan keuangan terbarunya pada Rabu (26/8) waktu setempat. Investor menanti bukti nyata apakah jajaran chip generasi terbaru mereka, Rubin, mampu mendorong gelombang pertumbuhan eksponensial berikutnya di tengah mencuatnya keraguan atas keberlanjutan booming investasi Artificial Intelligence (AI).
Sebagai penerima manfaat terbesar dari ledakan infrastruktur AI, pergerakan saham Nvidia belakangan justru berada di bawah tekanan. Pasar menyoroti langkah agresif perusahaan yang mengucurkan modal miliaran dolar kembali