Jakarta, CNBC Indonesia — Perusahaan terafiliasi Grup Djarum PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) buka suara terkait kepemilikan saham sebesar 10,86% di PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).
Anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) tersebut menegaskan kepemilikan saham BTEL berasal dari konversi Obligasi Wajib Konversi (OWK) berdasarkan Perjanjian Perdamaian, bukan dari pelaksanaan repurchase agreement.
Konversi OWK tersebut mengacu pada Perjanjian Perdamaian tertanggal 8 Desember 2014 antara BTEL dan para kreditur terkait, termasuk Protelindo. Perjanjian tersebut merupakan tindak lanjut dari putusan