TRIBUNNEW.COM, JAKARTA - Pakar hukum tata negara Denny Indrayana menyebut Pemilu Indonesia mengalami “gagal ginjal” karena dinilai gagal menghasilkan politisi yang berintegritas.
Menurut Denny Indrayana, kondisi itu terlihat dari praktik politik uang dan kecurangan yang masih mewarnai kontestasi pemilu.
Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam diskusi ihwal e-voting di Tamarin Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (26/08/2026).
Denny Indrayana awalnya menyebut demokrasi dalam Pemilu Indonesia telah bergeser menjadi “duitokrasi”.
Istilah itu merujuk pada kondisi ketika kedaulatan rakyat dibajak oleh kekuatan