REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Keuangan John F. Kennedy Center for the Performing Arts memburuk tajam setelah nama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ditambahkan ke lembaga seni bergengsi di Washington tersebut. Dokumen internal menunjukkan pusat seni itu diproyeksikan membukukan pendapatan hampir 100 juta dolar AS di bawah target dan menutup tahun fiskal 2026 dengan defisit sekitar 23 juta dolar AS.
Temuan tersebut diungkap The Washington Post dalam laporan eksklusif pada Selasa, 25 Agustus 2026, berdasarkan anggaran internal, proyeksi manajemen, notulen rapat