Jakarta, CNBC Indonesia — Emiten desain interior dan furnitur PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) mengungkapkan sejumlah aksi korporasi, seperti peningkatan modal dasar, rights issue hingga akuisisi seiring dengan perubahan usaha menjadi induk usaha (holding).
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Agustus 2026, pemegang saham menyetujui peningkatan modal dasar perseroan dari semula sebesar Rp100 miliar menjadi Rp208,64 miliar.
"Persetujuan peningkatan modal dasar tersebut merupakan salah satu tahapan yang diperlukan Perseroan dalam mempersiapkan dan melanjutkan rencana transformasi