Jakarta, tvOnenews.com - Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menilai analogi "patahan sejarah" yang dikaitkan dengan kemungkinan percepatan dinamika politik sebelum Pemilu 2029 sebagai analisis yang ahistoris. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, ujar Kawendra, berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah sehingga dia bersama Partai Gerindra akan tetap fokus mengawal pemerintahan hingga menjalankan program-programnya.
“Pemerintahan Presiden Prabowo berdiri di atas fondasi konstitusi dan mandat rakyat yang sah. Analogi 'patahan sejarah' yang mempercepat usianya pemerintahan adalah bentuk analisis latar yang ahistoris," kata