REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dosen Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi Cyber University, Dedi Dwi Saputra mengungkap potensi implementasi sederhana Agentic AI untuk meningkatkan efisiensi kerja sehari-hari. Memasuki 2026, perkembangan berbagai framework dan tools membuat teknologi AI yang mampu merencanakan, mengambil keputusan, serta menjalankan tugas secara mandiri semakin mudah diterapkan, termasuk untuk kebutuhan industri dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Agentic AI merupakan bentuk kecerdasan buatan yang memungkinkan sistem menjalankan serangkaian tugas secara lebih mandiri untuk mencapai tujuan tertentu.