REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar momentum untuk memperbanyak shalawat dan mengenang perjuangan Rasulullah SAW. Lebih dari itu, Maulid Nabi menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk mengukur sejauh mana kecintaan kepada Nabi telah diwujudkan dalam ketaatan dan akhlak sehari-hari.
Rais Syuriah PBNU KH M Cholil Nafis mengatakan kualitas keimanan seorang Muslim tidak cukup diukur dari pengakuan secara lisan. Keimanan harus tercermin melalui ucapan dan perbuatan yang memberikan rasa aman, kedamaian, dan ketenangan bagi orang lain.
"Mari