Jakarta, CNBC Indonesia - Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria mengatakan bahwa selama satu setengah tahun Danantara mengelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pihaknya telah menutup sebanyak 290 perusahaan BUMN.
Perampingan ini dilakukan agar ke depan perusahaan BUMN bisa lebih efisien, lincah, kompetitif, dan berdaya saing global. Dony pun menargetkan perusahaan BUMN akan tersisa 254 saja dari total 1.074 di akhir 2026.
"Kami melakukan beragam upaya dalam 1,5 tahun ini. Kami sudahmenyelesaikan kurang lebih 290 perusahaan yang ditutup. Dan