Jakarta (ANTARA) - Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyiapkan pendampingan calon eksportir di Kota Palu melalui klinik ekspor, sertifikasi karantina, dan pemenuhan persyaratan sanitari serta fitosanitari untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
Kepala Barantin Abdul Kadir Karding mengatakan pendampingan tersebut ditujukan bagi pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), agar semakin siap memenuhi persyaratan ekspor.
“Misalnya UMKM mau ekspor, perusahaan mau ekspor, dan lain sebagainya, kita akan edukasi apa-apa yang kira-kira dibutuhkan untuk siap ekspor,” kata Karding, di