TRIBUNNEWS.COM - Drone Shahed buatan Iran kembali menjadi sorotan dalam perang Rusia-Ukraina setelah Rusia menggunakan varian baru yang dilengkapi mesin turbojet.
Penggunaan mesin tersebut membuat varian terbaru Shahed memiliki kecepatan jauh lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya yang menggunakan mesin berbaling-baling.
Peningkatan ini menjadi tantangan baru bagi Ukraina karena waktu untuk mendeteksi dan mencegat drone menjadi semakin singkat.
Laporan The Wall Street Journal menyebut peningkatan kemampuan tersebut diduga berkaitan dengan penggunaan mesin turbojet yang berasal dari China. Temuan itu diketahui setelah