Jakarta, Beritasatu.com - Kebijakan work from home (WFH) akibat aksi demo bukan sekadar perubahan pola kerja dari kantor menjadi bekerja dari rumah.
Dalam situasi tertentu, keputusan tersebut menjadi langkah antisipasi ketika aksi demonstrasi berpotensi mengganggu mobilitas warga, aktivitas perkantoran, akses menuju pusat pemerintahan, hingga keamanan di sekitar lokasi aksi.
Penerapan WFH akibat demo kembali menjadi perhatian setelah sejumlah perkantoran di kawasan Sudirman, Jakarta, meminta karyawannya bekerja dari rumah menjelang rencana aksi unjuk rasa pada Kamis (27/8/2026).
Langkah tersebut diambil di