REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hilmy Muhammad menyerukan seluruh kader untuk menjaga muruah dan kemandirian organisasi. Ia mengingatkan para peserta muktamar agar tidak mudah dipengaruhi atau diintervensi kepentingan politik dari luar NU.
Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta, itu menilai kedaulatan peserta muktamar harus dijaga agar keputusan organisasi benar-benar lahir dari pertimbangan kemaslahatan umat dan masa depan NU.
“Siapapun yang mencoba mendikte, menekan, atau campur tangan dalam