REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat titik panas (hotspot) dan titik api (firespot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus bertambah hingga Rabu (26/8/2026). Berdasarkan catatan pada periode Rabu (25/8/2026) pukul 00.00-23.59 WIB, terdapat 7.334 hotspot dan 2.160 firespot yang tersebar enam provinsi prioritas, dengan luas lahan terbakar diindikasikan mencapai 74.868 hektare.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, enam provinsi prioritas dalam penanganan karhutla adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah,