Jakarta (ANTARA) - Dokter Spesialis Jantung dari IHC RS Pusat Pertamina Maya Munigar Apandi menyampaikan plak atau kerak di pembuluh darah bisa menjadi sumbatan yang berisiko pada penyakit jantung koroner, dipengaruhi pola gaya hidup tidak seperti merokok.
Menurut dia, merokok termasuk salah satu gaya hidup yang memang harus diatur karena bisa dimodifikasi, termasuk dengan menghentikan penggunaan rokok konvensional maupun rokok elektrik, lantaran risikonya diketahui dapat serupa.
“Jadi kalau rokok konvensional kan mostly permasalahan di sekitar paru saja, rokok yang elektrik