Peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) dari Kelompok Keahlian (KK) Geofisika Global, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM), mengembangkan inovasi seismometer digital dengan teknologi Internet of Things. Seismometer yang dinamakan Geolini ini memiliki fitur unggulan berupa kemampuan merekam gempa hingga ribuan kilometer.
Dikutup dari laman ITB, Geolini berasal dari kata bahasa Yunani kuno 'geo' yang artinya Bumi dan kata bahasa Sunda 'lini'; yang artinya gempa. Geolini merupakan instrumen yang dapat digunakan untuk pemantauan gelombang atau getaran seismik lokal hingga mikroseismik (microseismic),