Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan konsumsi LPG 3 kg pada 2026 mencapai 8,6 juta ton. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kuota yang ditetapkan dalam APBN 2026 sebesar 8 juta ton.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, proyeksi konsumsi tersebut menunjukkan kebutuhan LPG 3 kg terus meningkat.
“Untuk tahun 2026 ini memang prognosanya itu sebesar 8,6 juta ton,” ujar Laode dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XII