REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan polemik yang terjadi bukan konflik dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, melainkan persoalan pergantian kepengurusan serta dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana dan aset yayasan.
Ketua Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Siti Nurul Azkiyah, mengatakan Ilham Aufa telah diberhentikan dari kepengurusan sejak Mei 2026, sehingga tidak lagi memiliki kewenangan mengatasnamakan yayasan.
“Tidak ada perseteruan UIN dengan yayasan. Ini persoalan pergantian kepengurusan dan dugaan penyimpangan yang sedang diproses sesuai hukum,” ujar Nurul dalam keterangannya di