Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) membeberkan sejumlah faktor yang menyebabkan produksi minyak nasional masih berada di bawah 600.000 barel per hari (bph).
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) ESDM Laode Sulaeman mengatakan, rata-rata produksi minyak nasional hingga 31 Juli 2026 tercatat sebesar 578.156 bph. Karena itu, pihaknya masih berupaya mengejar target produksi minyak dan gas yang telah ditetapkan untuk