Tokyo (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dahsyat di perbatasan Nepal-China melonjak menjadi 160 orang, dengan ratusan lainnya masih belum ditemukan, demikian menurut pernyataan kepolisian dan otoritas pariwisata setempat, Rabu.
Otoritas Nepal mencatat dari 384 orang yang masih hilang, 290 di antaranya merupakan wisatawan asing dari India, Malaysia, Inggris, dan Amerika Serikat.
Sungai Bhotekoshi, yang terletak di Rasuwa, wilayah pegunungan di Nepal, tiba-tiba meluap dan derasnya aliran air berubah menjadi banjir bandang yang menghancurkan rumah-rumah dan bangunan, termasuk