Banjarmasin (ANTARA) - Langit biru yang biasanya menjadi penanda cerahnya hari di Banjarmasin perlahan berubah kelabu, beberapa hari belakangan ini di akhir Agustus. Kabut asap membuat udara yang dihirup warga terasa berbeda, sementara masker kembali menjadi perlengkapan penting ketika masyarakat harus beraktivitas di luar rumah.
Bagi sebagian warga, kondisi tersebut bukan sekadar persoalan jarak pandang. Asap yang masuk ke permukiman menimbulkan kekhawatiran karena setiap tarikan napas berpotensi membawa partikel yang dapat mengganggu saluran pernapasan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.