TRIBUNNEWS.COM - Iran mengejek Amerika Serikat (AS) dengan menyebut kapal induk USS Abraham Lincoln gagal menunjukkan dominasi militer Washington di kawasan Timur Tengah.
Klaim tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, melalui unggahan di media sosial X, Kamis (27/8/2026).
Baqaei mengatakan, pengerahan USS Abraham Lincoln ke kawasan Timur Tengah pada awalnya dimaksudkan untuk menunjukkan kemampuan dan kekuatan militer AS.
Namun, menurut Baqaei, keberadaan kapal induk tersebut justru menghadapi tantangan setelah menjalankan misi dalam waktu panjang di laut.