TRIBUNNEWS.COM - Klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa Selat Hormuz telah sepenuhnya bebas dari ranjau laut Iran mulai dipertanyakan oleh sejumlah sekutu Washington.
Para pejabat negara sekutu AS memperingatkan bahwa masih ada kemungkinan sebagian ranjau yang sebelumnya diduga ditanam Iran berada di kawasan strategis tersebut.
Keraguan itu muncul di tengah upaya AS mengembalikan keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur perdagangan energi paling penting di dunia.
Dikutip dari Bloomberg, Kamis, (27/8/2026), AS kemungkinan telah