Liputan6.com, Kathmandu - Banjir bandang dan longsor dahsyat menerjang wilayah perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026), menyapu sejumlah desa dan menewaskan sedikitnya 160 orang. Ratusan lainnya masih dinyatakan hilang.
Dikutip dari Channel News Asia, Kamis, dahsyatnya terjangan banjir membuat sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal dalam sekejap. Raju Bhadel, 56 tahun, mengatakan dirinya menerima telepon dari saudara iparnya yang berada dalam kondisi panik.
“Mereka menangis dan mengatakan seluruh rumah mereka telah tersapu. Tiga anggota keluarga berhasil diselamatkan, tetapi saudaranya masih hilang,” ujar