Presiden Prabowo Subianto mendorong pengembangan bahan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berbasis tepung ubi atau singkong. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap efektivitas tepung singkong sebagai bahan retardan berbasis pati yang dikombinasikan dengan senyawa fosfat untuk meningkatkan efektivitas air dalam memadamkan kebakaran vegetasi.
Periset kimia molekuler BRIN Julinton menjelaskan bahwa penggunaan pati singkong dalam teknologi pemadam api memiliki dasar ilmiah yang dapat dikembangkan lebih lanjut melalui rekayasa kimia dan formulasi.
"Pernyataan Bapak Presiden terkait penggunaan bahan berbasis singkong