Kendaripos.co.id -- Bencana longsor lumpur besar yang terjadi di dekat perlintasan perbatasan Gyirong (Jilong), China-Nepal, menimbulkan korban dalam jumlah besar. Data terbaru menyebutkan 558 orang masih hilang, termasuk 260 warga negara asing.
Menurut laporan China Central Television (CCTV), sebanyak tiga orang telah dinyatakan meninggal dunia dan 558 orang hilang. Jumlah tersebut masih dalam proses pendataan dan verifikasi.
Dilansir AFP dan CNBC, Kamis (27/8/2026), petugas bantuan menggambarkan kondisi di lokasi sangat parah. Sejumlah pemukiman disebut hanyut tanpa tersisa.