Polisi mengungkap adanya gerakan kelompok anarko yang terindikasi akan menunggangi massa aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR. Kelompok tersebut juga memobilisasi massa melalui sejumlah platform media sosial.
"Berdasarkan hasil penyidikan, terdapat dugaan mekanisme mobilisasi massa yang dilakukan secara berjenjang melalui pemanfaatan berbagai platform media sosial maupun aplikasi komunikasi digital," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (27/8/2026).
Iman menjelaskan mekanisme mobilisasi tersebut meliputi penyebaran narasi dan ajakan,