TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menegaskan pemerintah Iran terus menggunakan jalur diplomatik untuk mencegah perang dan mengamankan kepentingan nasional.
Baghaei menyebut Iran telah berulang kali berupaya mencapai kesepakatan melalui diplomasi.
Namun, ia menuding Amerika Serikat melanggar sejumlah kesepakatan yang sebelumnya telah dicapai.
Dalam kesempatan tersebut, Baghaei juga menanggapi laporan mengenai jutaan barel minyak yang disebut melintasi Selat Hormuz setiap hari.
Ia menyebut informasi tersebut sebagai bagian dari perang psikologis yang dilakukan musuh.
Mengenai tekanan ekonomi