Jakarta, CNBC Indonesia - Jarak antara Bumi dan Bulan rupanya tidak pernah benar-benar konstan. Di balik keindahannya setiap malam, satelit alami Bumi ini diketahui terus bergerak menjauh secara perlahan dari planet yang kita huni.
Fenomena pergeseran posisi ini terungkap berkat temuan bersejarah dari Misi Apollo pada era 1960-an silam. Saat itu, para astronot menempatkan reflektor (pemantul cahaya khusus) di permukaan Bulan.
Melalui metode Lunar Laser Ranging Experiment, para ilmuwan mengukur durasi waktu tempuh sinar laser yang ditembakkan dari Bumi hingga