CEO Instagram Adam Mosseri mengatakan fitur perlindungan yang membatasi penggunaan remaja jarang digunakan sebelum diaktifkan secara default.
Pernyataan tersebut diungkapkan dalam persidangan atas tuduhan Meta merancang Instagram dan Facebook untuk membuat anak-anak kecanduan.
Mosseri membantah semua tuduhan yang mengatakan Instagram dengan sengaja menunda mengaktifkan fitur "Take a Break" sebagai setelan default bagi pengguna remaja selama hampir tiga tahun setelah peluncurannya.
Fitur Take a Break akan meminta pengguna remaja untuk menutup Instagram setelah penggunaan dalam jangka waktu tertentu.
Dikutip dari Reuters,