Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tengah merancang dan memperkuat sistem pembinaan ekosistem penelitian guna mencetak talenta-talenta periset unggul yang diakui dunia internasional, hingga kelak mampu meraih penghargaan Nobel.
Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Heri Kuswanto, mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah yang sangat besar terkait jumlah ilmuwan yang diakui secara global.
"Jadi data tahun 2024 hanya ada sekitar 57 dari 283,5 juta penduduk di Indonesia yang masuk di top 2