TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Orangtua agar mewaspadai anemia pada anak, terutama pada masa awal pertumbuhan karena kekurangan zat besi dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk perkembangan otak apabila berlangsung pada periode kritis kehidupan.
Dokter Spesialis Anak dr. Ria Yoanita, Sp.A, MARS, MM, CIMI, CBS, AIFO-K mengatakan, berdasarkan data 2023 yang disampaikannya, prevalensi anemia pada anak di Indonesia berada pada kisaran 15–23 persen untuk kelompok usia 0–18 tahun.
“Kenapa anemia ini penting? Karena ini modal anak bisa cerdas, modal anak bisa