TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015, Abraham Samad, melontarkan kritik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming dalam memberantas tindak pidana korupsi.
Samad mengawali pandangannya dengan merilis data terkait anjloknya Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia.
Menurutnya, penurunan skor ini merupakan indikator krusial yang tidak bisa diabaikan oleh pemerintah.
"Karena kalau kita lihat IPK Indonesia, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia itu di angka 34 lho. Dari 38 sebelumnya ya. Jadi ada penurunan 4 poin lah