TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat suasana riuh aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026), sosok Deni (32), pemuda penyandang disabilitas asal Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat mencuri perhatian.
Tanpa kedua lengan, Deni datang bersama ayahnya untuk menyuarakan tuntutan agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset segera disahkan.
Ia bahkan harus berbaring tengkurap di atas papan kayu beroda yang telah dialasi bantal, sementara sang ayah menariknya menggunakan seutas tali biru melewati jalanan menuju lokasi aksi.
Deni mengenakan kaus hitam